Mengulas aspek tentang cara
mengelola tenaga penjualan.
-Tujuan Penulisan
Memaparkan secara detail
tentang bagaimana cara mengelola tenaga penjualan.
-Metode Penelitian
Jenis-Jenis Metode Penelitian :
Studi Pustaka : Semua bahan diperoleh
dari buku-buku atau jurnal dan media internet.
BAB IlISI................... .....................................................................................
BAB IIIPENUTUP........................................................................................................
BAB II
Isi
Bagaimana cara mengelola tenaga penjualan?
Sebelum kita mengelola tenaga kerja terlebih dahulu kita
mengerti peran tenaga kerja dalam proses penjualan, terutama penjualan tatap
muka(face to face). Peranan renaga kerja ini lebih efektif ketimbang peranan
lewat media iklan dan sebagainya. Karena di sini pembeli atau konsumen dapat
lebih dekat dengan penjual. Penjual dapat menanyai keinginan konsumen,sehingga
penjual dapat menyesuaikan usaha pemasaran agar dapat di terima konsumen.
Di sini tenaga kerja memiliki fungsi mata rantai antara
perusahaanatau produsen dengan konsumen atau pelanggan.
Ada kutipan dalam sebuah blog yang saya baca, mengatakan
bahwa “tenaga penjual berperan sebagai analisis, perencanaan,
implementasi, dan pengendalian atas aktivitas armada penjual.Di sini mencakup haf merancang strategi dan struktur armada
penjual, dan merekrut, menyeleksi, melatih, memberi kompensasi, melakukan
supervisi, dan mengevaluasi armada penjual perusahaan.”
Dari kutipan tersebut kita sudah dapat
menyimpulkan bahwa tenaga penjual harus di hargai. Dan agar lebih efektif
tenaga penjual harus di berikan program pelatihan yang mempunyai beberapa
sasaran. Dan pemberian kompensasi kepada tenaga penjual agar lebih efektif lagi
dalam mengembangkan target penjualan dan kompensasi juga dapat memberikan
motivasi atau dorongan kepada tenaga penjual agar lebih bersemangat lagi dalam
melakukan kinerja pennjualan.
BAB III
Penutup
Kesimpulan yang dapat di ambil adalah manajemen
pemasaran harus dapat mengevaluasi tenaga penjualan untuk memberi dorongan atau
motivasi kepada tenaga penjual agar lebih efektif lagi dalam penjualan.
Memaparkan secara detail
tentang bagaimana cara merancang penjualan.
-Metode Penelitian
Jenis-Jenis Metode Penelitian :
Studi Pustaka : Semua bahan diperoleh
dari buku-buku atau jurnal dan media internet.
BAB IlISI................... .....................................................................................
BAB IIIPENUTUP........................................................................................................
BAB II
Isi
Bagaimana
cara membuat keputusan untuk merancang penjualan?
Untuk membuat keputusan untuk merancang penjulan kita
harus lihat segmen pasar atau pangsa pasar yang ingin kita masuki. Kemudian
kita harus merancang misi yang berkaitan dengan sasaran dan tujuan kita untuk
menjual produk baik barang maupun jasa.kemudian kita tetapkan anggaran baik
pembelanjaan maupun promosi untuk menunjang penjualan kita. Untuk tempat
penjualan siapkan tempat yang mudah di jangkau dengan konsumen. Dan sebelum
memutuskan untuk menjual barang atau jasa sebaiknya lebiih baik kita melihat
keinginan masyarakat terhadap barang atau jasa yang kita jual. Apa masyarakat
menerima baik atau malah masyarakat kurang menyukai atau berminat untuk melihat
ataupun membeli baik barang ataupun jasa yang kita tawarkan.
BAB III
Penutup
Jadi kesimpulannya untuk penjualan kita harus lebih
dahulu memerhatikan pangsa pasar.
1.Sebuah
contoh kutipan dengan satu sumber dan satu penulis !
MenurutSadono
Sukirno (2006)
Isi kutipan :
Corak dan ruang lingkup
analisis makroekonomi meliputi tiga aspek,yaitu:
a.Masalah
– masalah makroekonomi utama.
b.Berbagai
jenis data utama yang di gunakan untuk mengamati danmenilai prestasi kegiatan sesuatu
perekonomian.
c.Masalah
– masalah makroekonomi dan kebijakan – kebijakan pemerintah yang dapat di
gunakan untuk mengatasi berbagai masalah makroekonomi yang dihadapi. *1
*1
Sadono
Sukirno, op cit, hal 3
Sadono Sukirno,Makroekonomi Teori Pengantar, Edisi3 – 17, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006. xiv 454 halaman, 25 cm.
2.Sebuah
contoh kutipan dengan dua sumber dan masing – masing satu penulis.
Isi kutipan:
Pengertian
Uang
Uang adalah segala sesuatu yang
dapat digunakan untuk membeli barang dan jasa, sekarang maupun di kemudian
hari. Jenis – jenis uang bermacam – macam yang beerbeda – beda karena perbedaan
kemudahan uang untuk di gunakan sebagai alat tukar.(Buku diktat kuliah )* 1
Uang di definisikan sebagai benda –
benda yang di setujui masyarakat sebagai alat perantara untuk mengadakan tukar
menukar atau perdagangan. ( Sadono Sukirno, 2006 )* 2
Kami
menggunakan metode proses produksi kontinues. Tahap awal yang perusahaan kami
lakukan adalah membeli bahan baku yang kemudian diolah menjadi produk yang akan
kami pasarkan, perusahaan kami akan memproduksi accessories smart phone , yaitu
sarung handphone.
Bahan-bahan:
No
Bahan Baku
Harga
Bahan Pelengkap
Harga
Bahan Pendamping
Harga
1.
Kain perca
110.000
Benang woll
40000
Gunting
20000
2.
Kain beludru
150000
Payet
30000
Jarum
6000
3.
Kain flanel
110000
Anti radiasi
200000
lem tembak
25000
4.
-
-
Kancing
20000
lem lilin(bluegun)
10000
Cara pembuatannya :
•Membeli bahan baku
kain flanel, kain beludru, dan kain perca dan accessories seperti kancing,pita
dan boneka serta membeli alat seperti benang wol , jarum, gunting dan lem
tembak dan anti radiasi
•Memotong kain
sesuai dengan pola yang di inginkan oleh konsumen.
•Menjahit kain
fanel yang telah di potong sesuai pola dengan menggunakan benang wol dengan
jahitan tusuk jelujur.
•Sisipkan anti
radiasi di dalam kain fanel yang telah dijahit.
•Tempelkan
accessories seperti pita atupun boneka dengan mengunakan lem tembak handphone tersebut
di tampilan luar sarung.
•Jahit kancing di
bagian penutup depan sarung handphone.
•Setelah proses
produksi selesai , produk kamisiap di
pasarkan.
Persediaan
Catatan persediaan awal Per 30 Desember 2011
No
Item Persediaan
Jumlah
Harga satuan
Harga Beli
1
Kain Perca
2 Meter
Rp. 10.000
Rp20.000
2
kain Berudu
1 Meter
Rp. 13.000
Rp. 13.000
3
kain Penel
1 Meter
Rp. 10.000
Rp. 10.000
4
Beneng Wol
5 Gulung
Rp. 2.000
Rp. 10.000
5
Payet
2 Bungkus
Rp.3.000
Rp. 6.000
6
Kancing
2 Bungkus
Rp. 4.000
Rp. 8.000
7
Anti Radiasi
3 Buah
Rp. 15.000
Rp. 45.000
8
Gunting
1 Buah
Rp. 5.000
Rp. 5.000
9
Lem
1 Buah
Rp. 25.000
Rp. 25.000
10
Jarum
4 Buah
Rp. 2.000
Rp. 8.000
Total Persediaan
Rp. 150.000
Catatan
persediaan akhir Per 30 Januari 2012
No
Item Persediaan
Jumlah
Harga satuan
Harga Beli
1
Kain Perca
1Meter
Rp. 10.000
Rp. 10.000
2
kain Berudu
1 Meter
Rp. 15.000
Rp. 15.000
3
kain Penel
1Meter
Rp. 10.000
Rp. 10.000
4
Beneng Wol
3
Gulung
Rp. 2.000
Rp. 6.000
5
Payet
1 Bungkus
Rp.3.000
Rp. 3.000
6
Kancing
1 Bungkus
Rp. 4.000
Rp. 4.000
7
Anti Radiasi
1 Buah
Rp. 15.000
Rp. 15.000
8
Gunting
1 Buah
Rp. 5.000
Rp. 5.000
9
Lem
1 Buah
Rp. 25.000
Rp. 25.000
10
Jarum
4 Buah
Rp. 2.000
Rp. 8.000
Total Persediaan
Rp. 101.000
Penjualan
Bulan
Tanggal
Item Persediaan
Jumlah
Harga Jual/unit
Harga Jual
Januari
12
Sarung Handphone
1
Rp. 40.000
Rp. 40.000
Januari
18
Sarung Handphone
1
Rp. 40.000
Rp. 40.000
Januari
21
Sarung Handphone
1
Rp. 40.000
Rp. 40.000
Laporan penjualan
bulan Januari 2012
Total
PenjualanRp. 120.000
Pemasaran
Pemasaran yang dilakukkan pada periode Januari
2012, di karenakan ini awal periode penjualan jadi kamimelakukan promosi ke tiap orang-orang
terdekat terlebih dahulu untuk melihat respon apakah produk kami di terima atau
tidak. Responya cukup baik, mereka memberikan komentar positif untuk produk
yang kami tawarkan kemudiankami
melakukan penjualan dengan mengantar produk kita ke tiap-tiap rumah yang telah kami
promosi kepada mereka sebelumnya.Kami juga berkerjasama dengan pihak counter
handphone.
Kendala
Kendala yang kami dapatkan adalah proses
penjualan yang sangat susah karena motif yang diinginkan oleh konsumen
berbeda-beda dan menurut kami produksi yang kami tawarkan kepada konsumen sangat
sulit untuk penjualannya. Penjualan dilakukan pada saat liburan , sehingga
pikiran kami bisa lebih fokus tarhadap penjualan dan pemasarannya.
”CV STRAWBERRY PHONE ”
LAPORAN ARUS KAS
30 Desember 2011
s.d 30 Januari 2012
Uraian
Jumlah
(Rp)
ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
ALIRAN
KAS MASUK:
Penerimaan Penjualan Tunai
ALIRAN
KAS KELUAR:
Biaya Bahan Baku
Jumlah
49.000
120.000
(49.000)
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi
ALIRAN KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
ALIRAN
KAS MASUK:
Pendanaan
Keuntungan 75% bulan Desember
Jumlah
ALIRAN
KAS KELUAR:
Iuran Wajib
Iuran Pokok
Biaya Laporan
Biaya Transport
Jumlah
291.500
30.000
71.000
321.500
(83.500)
5.000
58.500
5.000
15.000
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan
238.500
Kenaikan
Bersih Kas Selama Periode Jan 2012
Saldo
Awal Kas 30 Desember 2011
353.500
Saldo
Akhir Kas 30 Januari 2012
592.000
Pencatatan
Operational Cash Flow HARIAN
No
Perkiraan OCIF
Tanggal
Nilai (Rp)
No
Perkiraan OCOF
Nilai (Rp)
1
Penjualan Sarung Handphone
12
Rp. 40.000
1
Pembelian bahan baku
Rp. 49.000
2
Penjualan Sarung Handphone
18
Rp. 40.000
3
Penjualan Sarung Handphone
21
Rp. 40.000
SALDO KURANG
-
SALDO LEBIH
Rp. 71.000
JUMLAH
Rp. 120.000
JUMLAH
Rp. 120.000
Catatan:
Semua transaksi yang dicatat harus bersifat tunai (cash)
Perhitungan bagi hasil
”CV STAWBERRY
PHONE”
PERHITUNGAN BAGI
HASIL USAHA
Periode
: 30 Januari 2012
PENERIMAAN :
Penjualan Tunai
120.000
Total Penerimaan
PENGELUARAN :
Persediaan yang terpakai
Biaya Transportasi
Biaya pembuatan laporan
Iuran Wajib
49.000
15.000
5.000
5.000
120.000
Total Pengeluaran
74.000
Laba Usaha
46.000
Bagi Hasil untuk “CV Stawberry
Phone”
75%
34.500
Bagi Hasil untuk pengelola dana
bergulir
25%
11.500
Catatan: Semua transaksi yang dicatat harus
bersifat tunai (cash)