Selasa, 16 Oktober 2012

dia 2


31 mei 2012
00.58

Dia lagi dan hanya dia
Semenjak dia pergi sementara
Sepi yang ku rasa
Tapi
Setiap siang
Telpon berdering
Selalu jam 12.23
Diujung telp
Ku selalu dengar suaranya
Bertanya aku sedang apa
Dan aku selalu menjawab
Aku sedang nunggu kamu
Dan selalu kamu
Di ujung telp sana
Dia tertawa
Dan dia selalu berkata
Jaga cinta kita ya
Sampai aku pulang
Selalu
Itu jawab ku
Dia juga selalu bertanya
Sudah makan belum
Dan dia sering bilang
Sebentar lagi aku pulang
Sebentar lagi aku bebas
Sebentar lagi aku bisa sama kamu lagi
Sebentar lagi aku bisa meluk kamu lagi
Jangan takut hanya sebentar lagi
Dan aku janji
Aku akan selalu ada untuk kamu lagi
Sebentar lagi sayang
Setiap dia berkata seperti itu
Hanya satu kalimat yang ku ucapkan
Aku kangen kamu
Kata dia kangen tahan dulu ya sebentar saja

dia

30 mei 2012
(00.04)
Dia…dia yang mengajarkan aku untuk berusaha
Dia yang buat aku kuat
Dia selalu bilang tunggu aku pulang
Aku selalu menunggunya
Semua yang dia lakukan untuk cinta kita berdua
Dia ungkapkan kata – kata yang sangat tidak romantis
Tapi hati na lembut untuk ku
Dia terlihat kasar
Dia katakana agar aku bisa kuat
Dia bilang dia sayang aku
Karna kesabaran ku untuk dia
Padahal selingkuh pernah ku lakukan kepadanya
Dia tau
Tapi apa kata nya
Dia Cuma bilang aku di sini untuk kamu selalu
Padahal selingkuh adalah hal yang paling menyakitkan
Aku selalu meminta dia untuk jadi yang aku mau
Dia tak pernah menolak itu
Dia tak pernah melemparkan rayuan gombal
Dia apa adanya
Dia tak pernah bahagiakan aku dengan kelembutan
Katanya hidup itu tidak semulus jalan tol
Dan tak seindah taman bunga
Dia bilang aku harus kuat
Menjaga cinta dia yang sudah tertanam di diriku
Ku jaga cinta ini untuk mu selallu
Itu yang selalu ku ucapkan saat dia pergi
Maaf selalu ku ucapkan saat aku menyakitkan nya
Tapi dia selalu berkata
Cinta ku terlalu besar untuk membenci mu
Terlalu besar hanya untuk mu
Sekarang dia pergi sementara
Meninggalkan aku sejenak
Membiarkan aku untuk bertahan sendiri
Mengajari ku akan kata setia
Menangis itu wajar
Tapi yang berat adalah saat ia berkata
Aku tak selalu ada untuk kamu
Tapi hati ku selalu menjaga mu
Selalu dan hanya untuk mu
Kamu percaya itu kan???
Itu kata – kata setiap ia pergi tinggalkan aku
Tampa komunikasi
Hanya doa ku yang bisa menemaninya
Saat masalah kehidupannya menghadang
Dia tak pernah mengeluh
Yang ia katakan hanya
Tersenyum sayang untuk aku
Agar aku kuat hadapi semua masalah ini
Sering kali ku berfikir
Jahat sekali aku
Ku dua kan cinta dan kasih sayangnya
Demi kebahagiaan diriku sendiri
Egois
Tentunya
Jahat
Itu pasti
Tapi….
Aku tak lagi – lagi untuk menyakitinya
Ku tunggu dia sampai dia pulang
Kembali di hidup ku
Kembali ke kepelukan ku
Kembali menemani ku
Dan tersenyum selalu untuk nya
SELAMANYA
UNTUK NYA………………………………………



Sabtu, 19 Mei 2012

pengertian anggaran kas

anggaran kas adalah anggaran yang lebih terperinci tentang dana yang masuk dan keluar dalam arus kas.

penjualan


Analisis produksi

Proses produksi    :   

Kami menggunakan metode proses produksi kontinues. Tahap awal yang perusahaan kami lakukan adalah membeli bahan baku yang kemudian diolah menjadi produk yang akan kami pasarkan, perusahaan kami akan memproduksi accessories smart phone , yaitu sarung handphone.

Bahan-bahan      :
No
Bahan Baku
Harga
Bahan Pelengkap
Harga
Bahan Pendamping
Harga
1.
Kain perca
110.000
Benang woll
40000
Gunting
20000
2.
Kain beludru
150000
Payet
30000
Jarum
6000
3.
Kain flanel
110000
Anti radiasi
200000
lem tembak
25000
4.
-
-
Kancing
20000
lem lilin(bluegun)
10000

cerita ku

meninggalkan orang yang di sayang demi orang yang membutuhkan kita. adalah pilihan terberat dalam hidup. tapi ini semua aku anggap latihan kedewasaan di mana kita harus memilih, di mana kita harus belajar berpikir matang. di mana kita harus melatih kepribadian kita untuk matang dalam menghadapi masalah yang ada dalam kehidupan kita.

tugas 15

TUGAS 15 SOFTSKILL
MANAJEMEN PENJUALAN
SEMESTER IV





MATERI               :        FUNGSI DAN KEGUNAAN PENGELOLAAN TENAGA
PENJUALAN
REFERENSI                  :                  http://www.e-psikologi.com/epsi/industri_detail.asp?id=317







UNIVERSITAS GUNADARMA
D3 BISNIS KEWIRAUSAHAAN
MANAJEMEN PEMASARAN 2010/2011

Pendahuluan
    
-    Latar Belakang Masalah   
                    Mengulas aspek tentang rekrutmen tenaga penjualan.
-    Tujuan Penulisan
                      Memaparkan secara detail tentang kesulitan penjualan personal.
-    Metode Penelitian
     Jenis-Jenis Metode Penelitian :
              Studi Pustaka : Semua bahan diperoleh dari buku-buku atau jurnal dan media internet.
       BAB Il       ISI................... .....................................................................................
      BAB III      PENUTUP........................................................................................................
















BAB II
Isi
Bagaimana cara rekrutmen tenaga penjualan?
Proses
Proses pelaksanaan rekrutmen dan seleksi biasanya terdiri dari beberapa langkah atau tahapan. Di bawah ini adalah langkah-langkah yang biasanya dilakukan dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi:
1. Mengidentifikasi jabatan yang lowong dan berapa jumlah tenaga yang diperlukan.
Proses rekrutmen dimulai saat adanya bidnag pkerjaan baru di perusahaan, karyawan dipindahkan atau dipromosikan ke posisi lain, mengajukan permintaan pengunduran diri, adanya PHK, atau karena pensiun yang direncanakan. Dengan melihat dinamika dari beberapa hal tersebut dan mencocokkannya dengan perencanaan sumber daya manusia yang sudah tersusun (jika ada) maka akan diketahui jabatan apa saja yang sedang lowong dan berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengisi jabatan tersebut.
2. Mencari informasi jabatan melalui analisa jabatan
Untuk memperoleh uraian jabatan (job description) dan spesifikasi jabatan (job spessification) sebagai landasan dalam membuat persyaratan jabatan. Persyaratan jabatan harus dibuat secara hati-hati dan sejelas mungkin agar dalam penerapannya nanti tidak ditemui kekaburan-kekaburan yang mengganggu proses selanjutnya.
3. Jika persyaratan jabatan telah tersusun, maka langkah berikutnya adalah menentukan dimana kandidat yang tepat harus dicari.
Dua alternative untuk mencari kandidat yakni dari dalam perusahaan atau dari luar perusahaan. Jika diambil dari dalam, apabila kebutuhan staf untuk masa yang akan datang telah direncanakan, maka perlu juga diketahui siapa kira-kira karyawan yang ada saat ini yang dapat dipindahkan atau dipromosikan. Jika kandidat harus dicari dari luar perusahaan maka perlu dipertimbangan dengan cermat metode rekrutmen yang tepat untuk mendaptkan kandidat tersebut.
4. Memilih metode-metode rekrutmen yang paling tepat untuk jabatan.
Ada banyak metode rekrutmen yang dapat dipilih oleh perusahaan dalam melakukan rekrutmen seperti iklan, employee referrals, walk-ins & write-ins, Depnakertrans, perusahaan pencari tenaga kerja, lembaga pendidikan, organisasi buruh, dan lain sebagainya. Perusahaan juga dapat memilih lebih dari satu metode, tergantung situasi dan kondisi yang terjadi saat itu.
5. Memanggil kandidat-kandidat yang dianggap memenuhi persyaratan jabatan
Mengumpulkan berkas-berkas lamaran mereka, dan meminta mereka mengisi formulir lamaran pekerjaan yang telah disediakan untuk selanjutnya diproses dalam tahap seleksi
6. Menyaring / menyeleksi kandidat.
Prosedur seleksi perlu dilakukan jika: 1) pelaksanaan tugas pada jabatan yang akan diisi memerlukan ciri-ciri fisik dan psikis tertentu yang tidak dimiliki oleh setiap orang; 2) ada lebih banyak kandidat yang tersedia dibandingkan jumlah jabatan yang akan diisi. Ada banyak teknik atau metode seleksi yang dapat digunakan oleh perusahaan. Hal terpenting untuk diperhatikan adalah bahwa masing-masing teknik seleksi mengukur karaktristik tertentu, sehingga akan memberi informasi yang berbeda-beda mengenai kandidat. Pemilihan suatu teknik/metode sebagai predictor dalam prosedur seleksi sangat tergantung pada: ciri-ciri pekerjaan, validitas dan reliabilitas metode, persentase calon yang terseleksi, dan biaya penggunaan teknik tertentu. Beberapa teknik seleksi yang sering digunakan adalah formulir lamaran, data biografi, referensi dan rekomendasi, wawancara, test kemampuan dan kepribadian, test fisik/fisiologis, test simulasi pekerjaan dan assessment center.
7. Membuat penawaran kerja.
Setelah proses seleksi dianggap cukup dan petugas rekrutmen sudah dapat menentukan kandidat terbaik untuk jabatan tertentu, maka selanjutnya perlu dipersiapkan penawaran kerja. Termasuk disini adalah mempersiapkan perjanjian kerja (KKB), memperkenalkan secara lebih mendalam tentang peraturan dan kondisi kerja di perusahaan, dan memastikan kapan kandidat akan mulai bekerja. Hal terpenting dalam tahap ini adalah petugas rekrutmen harus menyiapkan kandidat cadangan untuk berjaga-jaga kalau kandidat pertama menolak tawaran kerja atau terjadi hal-hal tak terduga.
8. Mulai bekerja.
Proses rekrutmen tidak berhenti begitu saja setelah kandidat menerima penawaran kerja. Pada saat sudah menjadi pegawai maka yang bersangkutan masih perlu dibantu agar ia dapat bekerja secara optimal dan bertahan untuk waktu yang lama. Pegawai yang bersangkutan harus dimonitor dan dinilai kinerjanya secara teratur, serta diberikan pelatihan dan pengembangan. Pada tahap ini petugas rekrutmen perlu mengkaji ulang cara-cara yang dipakai dalam merekrut dan menyeleksi pegawai, hal ini sangat penting demi mencegah masalah-masalah yang mungkin timbul setelah pegawai diterima bekerja.






















BAB III
Penutup